Penguatan Budaya Manajemen Risiko di Agrinas Jaladri
Jakarta — Bersama dukungan Danantara Indonesia, Agrinas Jaladri menegaskan komitmennya menjadikan manajemen risiko sebagai budaya kerja, bukan sekadar prosedur administratif.
Perusahaan menerapkan pendekatan terstruktur mulai dari identifikasi, penilaian, penentuan strategi, mitigasi, hingga pengelolaan risiko residual. Setiap divisi didorong mengenali risiko sejak dini, merespons secara terencana, dan mengambil keputusan secara sadar serta bertanggung jawab.
Melalui prinsip “Anticipating Risk. Advancing with Confidence.”, perusahaan terus memperkuat tata kelola dan ketahanan organisasi untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan.
- Informasi lainnya
Belum ada konten untuk kategori ini
PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) menyalurkan 19.500 benih ikan nila salin kepada pembudidaya di Subang sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat pesisir dan penguatan sektor perikanan berkelanjutan.
Berita
06 May 2026
Rekrutmen KNMP 2026 resmi dibuka! Kesempatan bagi talenta terbaik bangsa untuk berkontribusi membangun desa melalui program Kampung Nelayan Merah Putih.
Berita
15 Apr 2026
Memasuki satu tahun perjalanan, Agrinas Jaladri meneguhkan komitmennya dalam membangun ekosistem perikanan nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Berita
13 Apr 2026